RANUKUMBOLO
kabut menggelapkan alam ini sebelum gelap itu datang
kaki-kaki yang telah letih bersembunyi dibalik permadani usang
dingin kian tak terbendung, mata semakin jauh terpejam...terbaring lelap dalam buaian
dingin membangunknku lagi...
embun belum beranjak dari daun yang tak pernah layu
"jam berapa ini?...
semesta bersenandung...burung,ranting, bahkan rumput yg kupijak...
kabut menari diatasmu yg masih terlelap
sedangkan mata-mata sayu menatap keindahanmu dari balik tenda
biasmu berkilau layaknya permata...
aroma dan warnamu tak bisa kumengerti
aku tidak sedang jatuh cinta, bahkan bidadari rasanya tak dapat memalingkan wajah ini darimu..
aku tak tau bagaimana aku bercerita kepada mereka sedang aku tak mampu berucap satupun tentangmu
bahkan hiperbolaku belum bisa menceritakanmu
Ranukumbolo,..apa yang bisa kukatakan tentangmu?
dan entah apa tujuan kau tercipta, tapi kau tak ada duanya...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar